Detail Cantuman Kembali

XML

aplikasi kayu nangka (Artocarpus heterophyllus lamk) yang telah mengalami proses impregnasi tallow dan wax dengan zat aditif butil hidroksitoluen (BHT) sebagai material alternatif bantalan poros propeller


Bantalan poros propeller adalah bagian yang memiliki kemampuan untuk menumpu poros yang berbeban, sehingga putaran dan gerak bolak-baliknya dapat berlangsung secara baik. Bantalan yang ada pada poros propeller yang keluar dari buritan kapal dinamakan tabung stern (stern tube) yang digunakan untuk menopang poros tersebut pada permukaan bantalannya. Pada saat ini penggunaan bantalan poros propeller pada kapal ikan di indonesia kebanyakan menggunakan bahan kayu pokhot yang mahal harganya karena kayu tidak tumbuh di Indonesia. Pada penelitian kali ini akan dilakukan pengujian terhadap kayu nangka hasil impregnasi tallaw, wax dan zat aditif BHT (Butil Hidroksitoluen) untuk mengetahui karakteristik mekanik dan kandungan impregnate yang masuk, apakah layak untuk dipakai sebagai bantalan propeller. Dari hasil percobaan pengujian dan analisa yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa karakteristik teknis kayu nangka hasil impregnasi didapatkan prosentase kekuatan adalah 99,84% dari kayu pokhout, sedangkan dari hasil impregnasi bahwa maksimum impregnate yang masuk ke dalam kayu nangka adalah 10,77% , itu artinya jika dilihat dari segi kekuatan kayu nangka hasil impregnasi tallow, wax dan zat aditif BHT (Butil Hidroksitoluen) kayu nangka dapat digunakan sebagai bantalan poros propeller alternatif pengganti kayu pokhout.
Aris Maulana - Personal Name
Dwisetiono, S.T., M.MT. - Personal Name
622.17.12 Ari a
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2017
Surabaya
xvi, 73 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...